Cerita Penulis

Hilda Tenia, Belajar Menulis di BaBe Sambil Mendapatkan Uang. Kenapa Tidak?

Hilda Tenia adalah seorang gadis berusia 22 tahun yang hobi membaca. Sejak kecil, ia suka sekali membaca dan menonton berita terbaru dari artis-artis di tanah air. Siapa yang menyangka kalau kini ia justru menjadi penulis di BaBe untuk kanal Hiburan dan juga Humor.

Awalnya, Hilda tak menyangka ia akan diterima sebagai Kontributor Tetap di BaBe. Saat itu, ia baru saja dinyatakan lulus sebagai Sarjana Komputer dan masih bingung mengenai masalah pekerjaan. Saat iseng-iseng browsing, tanpa sengaja ia menemukan lowongan sebagai penulis di BaBe dengan bayaran yang sangat menggiurkan.

Hilda pun mencoba mengirimkan beberapa artikel. Saat itu, dua artikel pertama yang ia kirimkan ditolak. Untungnya, artikel ketiga yang ia tulis diterima oleh tim BaBe. Sayangnya, artikel yang diterima tersebut ternyata tidak laku sehingga ia tidak menerima reward yang diharapkan.

Kendati demikian, Hilda tak merasa sedih dan juga putus asa. Ia merasa penasaran karena banyak sekali penulis lain yang bisa sukses di BaBe. Oleh karena itu, ia pun terus menulis dan mengirimkan artikel yang telah ia buat sebanyak yang ia bisa.

Beberapa minggu kemudian, ia ditawari sebagai Kontributor Tetap di kanal Hiburan. Dari sanalah, Hilda belajar sedikit demi sedikit mengenai cara penulisan artikel yang benar hingga belajar mencari tema artikel yang laku dan diminati oleh para pembaca. Dalam sehari, biasanya Hilda menulis sekitar empat atau lima artikel.

Sebelum menjadi Kontributor Tetap, uang yang diterima Hilda memang tak seberapa. Namun, kini, penghasilannya tergolong cukup banyak untuk seorang penulis lepas. Ia bahkan pernah mendapatkan Rp4.650.000,00 dari menulis di BaBe!

Berkat kegigihannya dan kemauannya untuk terus belajar, artikel dari Hilda pun selalu laku dan disukai oleh pembaca BaBe. Kemampuannya menulis pun tak perlu diragukan lagi karena ia selalu menerima masukan dan belajar dari kesalahan-kesalahannya.

“Bisa dibilang, menulis di BaBe memang sangat menyenangkan karena bisa belajar menulis sambil menghasilkan uang,” ujarnya senang.

Wah, menginspirasi sekali ya kisah dari Hilda ini. Untuk kamu yang masih ragu, terus kirimkan artikel kamu sebanyak-banyaknya dan dengarkan saran dari para Koordinator agar kemampuan dan insting menulis kamu semakin baik. Mau kan dapat penghasilan tambahan hanya dengan menulis?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *